Momma boys

Be careful loving a man who wasn't properly loved by his mother.

He will almost always punish women for it.

⛩️

Anak laki-laki bisa hidup dewasa tapi energinya tetap “anak mama"

tidak bisa berdiri sebagai pemimpin kehidupannya sendiri.

Seorang laki-laki yang “terlalu feminine" dan tidak punya

mental provider seringkali bukan kehilangan maskulinitas, tapi

belum terpisah secara sehat dari bayang-bayang ibunya.

⛩️

Saat ayah tidak hadir (secara emosional atau fisik)

dan ibu mengambil alih semua kontrol

anak laki-laki tidak belajar tentang batas, arah, dan struktur.

Misal, karena suami terlalu otoriter

akhirnya ibu melindungi/ memanjakan

anak laki-laki nya dengan caranya sendiri.

Akibatnya, dia bisa menjadi laki-laki dewasa yang 

mencari figur ibu dalam hubungan romantis: ingin dimengerti,

dimanja, tapi TIDAK siap memberi rasa AMAN untuk pasangannya.

Makanya banyak juga istri-istri yg bilang

“Punya anak 2, tapi kok seperti punya 3?

Kenapa suamiku mengandalkan aku seperti ibunya?"

⛩️

Bagi seorang anak laki-laki

ibu adalah cinta pertama dan dunia pertama.

Melalui hubungan dengan ibu, ia belajar Apakah ia layak dicintai?

Apakah ia diterima ketika menjadi dirinya sendiri?

Apakah aman menjadi laki-laki?

Jika ibu terlalu cemas, overprotektif, atau 

menempatkan anak laki-lakinya sebagai “pelipur lara” 

karena ayah tidak hadir atau dingin, maka:

Anak laki-laki bisa tumbuh terlalu melekat pada energi feminine.

Ia belajar bahwa "perasaannya lebih penting dari tindakannya"

Sulit bertanggung jawab, banyak overthinking.

Komentar

Postingan Populer